Story
Cinta di Aoyama High School
Chapter 1: Pertemuan yang Tak Terduga
Pagi itu, Reno berjalan menuju Aoyama High School seperti biasa.
Reno (dalam hati):
"Semester baru sudah dimulai... Semoga tahun ini berjalan dengan tenang."
Saat memasuki gerbang sekolah, Reno melihat seorang gadis berdiri sendirian di bawah pohon sakura.
Rambutnya bergerak perlahan tertiup angin.
Itu adalah Yuki.
Reno tanpa sengaja berhenti.
Reno (dalam hati):
"Yuki..."
Tiba-tiba Yuki menoleh ke arahnya.
Mata mereka bertemu.
Reno langsung gugup dan memalingkan wajah.
Yuki:
"Selamat pagi, Reno."
Reno terkejut.
Reno:
"E-eh? Kau tahu namaku?"
Yuki tersenyum kecil.
Yuki:
"Kita satu kelas, kan? Tentu saja aku tahu."
Reno (dalam hati):
"Dia... mengingat namaku?"
Bel sekolah berbunyi.
Yuki:
"Kita harus segera masuk."
Reno:
"I-iya!"
---
Di Dalam Kelas
Guru masuk dan membawa sebuah pengumuman.
Guru:
"Minggu depan, sekolah akan mengadakan Festival Budaya."
Semua murid langsung menjadi bersemangat.
Murid:
"Festival sekolah!"
Guru:
"Setiap kelompok harus bekerja sama untuk menyiapkan acara."
Kemudian guru mulai membagi kelompok.
Reno melihat daftar kelompok di papan.
Tiba-tiba ekspresinya berubah.
Reno (dalam hati):
"Jangan bilang..."
Di kelompoknya tertulis sebuah nama.
Kelompok 3:
- Reno
- Yuki
- Haru
- Mika
Reno menatap Yuki.
Yuki juga melihat daftar itu.
Yuki:
"Sepertinya kita satu kelompok."
Reno:
"I-iya..."
Yuki tersenyum.
Yuki:
"Aku senang bisa bekerja sama denganmu."
Wajah Reno langsung memerah.
---
Setelah Sekolah
Kelompok mereka mulai berdiskusi di ruang kelas.
Haru dan Mika sedang sibuk membicarakan dekorasi.
Sementara Reno dan Yuki duduk bersebelahan.
Suasana terasa canggung.
Reno:
"Jadi... menurutmu acara apa yang bagus?"
Yuki:
"Hmm... mungkin kafe?"
Reno:
"Kafe?"
Yuki:
"Iya. Kita bisa membuat kafe kecil dengan tema musim semi."
Reno tersenyum.
Reno:
"Itu ide yang bagus."
Yuki terlihat sedikit terkejut.
Yuki:
"Kau benar-benar berpikir begitu?"
Reno:
"Tentu saja."
Yuki tersenyum lebih lebar.
Untuk beberapa saat, Reno hanya diam.
Reno (dalam hati):
"Aku ingin bisa berbicara dengannya seperti ini setiap hari..."
---
Saat Pulang
Hujan tiba-tiba turun.
Reno berdiri di depan sekolah sambil melihat langit.
Reno:
"Aku lupa membawa payung..."
Tiba-tiba sebuah payung muncul di atas kepalanya.
Reno menoleh.
Yuki berdiri di sampingnya.
Yuki:
"Kita pulang bersama saja."
Reno terdiam.
Reno:
"B-boleh?"
Yuki:
"Kenapa tidak?"
Mereka mulai berjalan bersama di bawah satu payung.
Reno berusaha menyembunyikan rasa gugupnya.
Kemudian Yuki tiba-tiba bertanya.
Yuki:
"Reno..."
Reno:
"Ya?"
Yuki:
"Apa ada seseorang yang kau sukai?"
Reno langsung berhenti berjalan.
Reno:
"EHH?!"
Yuki menatapnya dengan penasaran.
Yuki:
"Kenapa kau terlihat begitu panik?"
Reno:
"T-tidak ada apa-apa!"
Yuki tertawa kecil.
Namun, beberapa detik kemudian, ekspresinya berubah menjadi serius.
Yuki:
"Aku juga... menyukai seseorang."
Reno terdiam.
Reno (dalam hati):
"Siapa... orang yang dia sukai?"
Mereka terus berjalan dalam diam.
Panel terakhir:
Reno melihat Yuki dari samping dengan ekspresi bingung.
Reno (dalam hati):
"Untuk pertama kalinya... aku merasa takut mengetahui jawabannya."
BERSAMBUNG...
Like It? Make Yours.
Write a story, pick an art style, and Manga Maker draws the rest. Free to try.
Make a Manga